Posts

DALAM SEGALA PERKARA TUHAN BEKERJA

 *DALAM SEGALA PERKARA TUHAN BEKERJA* _*"Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar, dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya."  Mazmur 34:18*_ Selama kita masih berada di dunia ini kehidupan kita tak luput dari masalah.  Kita tak pernah luput dari masalah atau penderitaan.  Mengapa dunia dipenuhi dengan masalah?  Masalah dan penderitaan timbul karena dunia sudah jatuh dalam dosa.  Dalam 1 Yohanes 5:19 dikatakan bahwa  "...seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat."  Namun sebagai orang percaya kita tidak usah takut dan cemas karena Tuhan bisa memakai semua masalah atau penderitaan yang terjadi untuk menarik kita lebih dekat kepada Dia.  Seringkali situasi sulit atau masa-masa gelap di dalam kehidupan kita memaksa kita untuk datang kepada Tuhan dengan kesungguhan hati. Kala kita terkulai tak berdaya karena sakit, tidak punya uang , ditinggalkan oleh orang yang kita kasihi dan sebagainya, kita menangis dan berter...

LAYANILAH TUHAN DAN SESAMAMU DENGAN SUKACITA DI SEGALA KEADAAN!

 *LAYANILAH TUHAN DAN SESAMAMU DENGAN SUKACITA DI SEGALA KEADAAN!* _*"Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!"  Filipi 4:4*_ Orang biasanya bersukacita ketika sedang berada dalam situasi yang baik dan menyenangkan.  Tapi begitu keadaan berubah, berada dalam masalah, kesulitan, atau situasi yang gawat dan tak mengenakkan, rasa sukacita itu pun raib seketika.  Yang ada tinggal rasa sedih, muram, kecewa, marah dan frustasi. _Rasul Paulus menulis kitab ini ketika sedang dalam keadaan tidak baik, berada di dalam penjara.  Ia mengalami perlakuan yang tidak adil karena dijebloskan ke penjara tanpa berbuat kejahatan.  Sesungguhnya ia punya alasan kecewa, sedih, jengkel, protes atau marah, tetapi hal itu tidak dilakukannya, karena ia tahu ini adalah konsekuensi yang harus diterima sebagai pemberita Injil.  Penderitaan tak menghalanginya untuk terus melayani Tuhan,  "Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah ke...

KEPUASAN YANG SEMU

 *KEPUASAN YANG SEMU* *_Ayub 30:27  ‘’Batinku bergelora dan tak kunjung diam, hari-hari kesengsaraanku telah melanda diriku.’’_* Ada banyak orang yang menjalani hidupnya dengan kebutuhan akan pengakuan orang di sekitarnya. Mereka berusaha untuk memenuhi harapan orang tua, teman, keluarga, sehingga hidup mereka dikendalikan oleh yang diharapkan, diakui dan dihargai oleh komunitasnya.  Orang yang hidupnya dikendalikan oleh harapan, pengakuan dan penghargaan dari orang-orang sekitar, sedang terjebak dalam salah satu kunci menuju kegagalan hidup. Sebab ketika seorang berupaya keras untuk memenuhi harapan orang-orang di sekitarnya, pada akhirnya mereka tidak akan pernah dapat mengalami kepuasan sejati.  Tidak ada yang lebih penting daripada mengetahui harapan dan tujuan Allah dalam hidup kita, karena di dalamnya kita akan menemukan makna hidup sesungguhnya, yang akan memberikan sukacita hidup yang sejati. Karena itu jangan lagi hidup dalam kepuasan semu, sebab tidak akan ...

PINTU PINTU GERBANGMU AKAN TERBUKA SENANGTIASA

 *PINTU PINTU GERBANGMU AKAN TERBUKA SENANGTIASA* _*"Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan."  Yesaya 60:11*_ _Di dalam kehidupan ini pasti ada saat di mana kita dihadapkan pada situasi yang sangat tidak enak.  Apa saja yang kita kerjakan serasa tiada membuahkan hasil alias gagal.  Kita serasa mengalami jalan buntu di segala hal, seperti bangsa Israel yang menghadapi laut Teberau yang serasa seperti jalan buntu.  Pintu-pintu kehidupan seolah-olah tertutup.  'Pintu'  bisa berbicara tentang:  pintu kesempatan, pintu berkat, pintu jawaban doa, pintu kesembuhan, pintu pemulihan, pintu keberhasilan, dan sebagainya._ _Jika sampai hari ini kita menghadapi pintu-pintu yang tertutup, janganlah berkecil hati dan berputus asa.  Ketok pintu hati Tuhan dengan seruan yang tiada berkeputusan, ...

MENDEKATLAH KEPADA ALLAH

 *MENDEKATLAH KEPADA ALLAH* *_Yakobus 4:8a “Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu.”_* Membulatkan tekad untuk mempertahankan hubungan yang erat dengan Dia adalah salah satu tindakan pertama yang perlu kita lakukan agar kita tetap setia kepada Allah.  Hubungan kita dengan Allah sama dengan hubungan kita dengan yang lain, harus dipelihara agar tetap ada. Sama seperti persahabatan yang kita bangun dengan orang lain, jika kita tidak berkomunikasi atau terus berusaha untuk menjalin hubungan, maka hubungan itu akan menjadi renggang. Itulah sebabnya kita perlu memelihara hubungan tersebut. Kita perlu untuk mendekati-Nya, berbicara dengan-Nya dan saat melakukannya kita harus melakukan dengan hati yang tulus. Hati yang tulus yang percaya bahwa Ia akan menerima kita ketika kita datang mendekati-Nya, sebab kita tahu hidup kita telah dibersihkan oleh pengampunan yang Yesus berikan. Allah ingin kita tidak merasa bersalah secara terus menerus karena pengampunan yang Ia lak...

BERTAHAN DI TENGAH GONCANGAN DUNIA

 *BERTAHAN DI TENGAH GONCANGAN DUNIA* _*"Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti."  Mazmur 46:1*_ Semua orang mengakui bahwa keadaan dunia bertambah hari tidak bertambah baik, goncangan demi goncangan terjadi di mana-mana,  "Bangsa-bangsa ribut, kerajaan-kerajaan goncang,..."  (ayat 7).  Perilaku manusia pun semakin tak terkendali karena mereka tidak lagi memiliki hati yang takut akan Tuhan.  Haruskah orang percaya terbawa arus dunia ini?  "Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus."  (Ibrani 2:1).  Jika kita berusaha untuk menjadi  'serupa'  dengan dunia maka hidup kita tidak lagi memiliki pengaruh, alias gagal menjadi garam dan terang dunia.  Justru di tengah goncangan dan degradasi moral seperti inilah dibutuhkan orang-orang yang berani membuat perbedaan. _Tugas itu ada di pundak kita sebaga...

RENCANA ALLAH

 *RENCANA ALLAH* *Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu dan tidak ada rencana-Mu yang gagal* *Ayub 42:2* Kita pasti sudah mengetahui dan mengaminkan firman Tuhan yang mengatakan bahwa rancangan Tuhan atas kita adalah rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan hari depan yang penuh harapan kepada kita Namun, ketika kita menghadapi pergumulan yang berat, sulit bagi kita memahami janji atau rancangan Tuhan tersebut, apalagi kalau keadaan dan kondisi kita sudah seperti telur diujung tanduk Memang, kita sebagai manusia ciptaan Tuhan seringkali tidak mampu mengerti rencana Tuhan sesungguhnya atas kita Pengkhotbah mengatakan bahwa, *_”Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir”_* Kita memerlukan iman untuk mengerti rencana Tuhan, tidak bisa hanya mengandalkan logika dan pikiran kita dan perlu kita...