Posts

Showing posts from April, 2026

PENGABDIAN YANG BENAR

 *PENGABDIAN YANG BENAR* *_Lukas 16:13  ‘’Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon.’’_* Yesus berkata kita tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Bayangkanlah mencoba bermain pada dua regu sepak bola pada saat yang sama.Tidak mungkin bisa. Kita pun tidak dapat membagi tenaga dan kesetiaan antara dua kekuatan rohani yang bertentangan. Kita tidak dapat melayani Allah yang benar dan allah yang palsu. Kita harus memilih, dan pilihan yang masuk akal adalah melayani Allah. Hidup melayani Allah itu penuh dengan berkat dan pahala rohani. sementara iblis berusaha membinasakan dan pada akhirnya hanya akan menawarkan kematian. Allah berusaha mengaruniakan kita hidup penuh sukacita dan kebebasan, dengan hidup kekal sebagai pahala yang terakhir. Kita tidak mungkin rugi jika kita...

TUHAN YESUS AKAN MEREDAHKAN BADAI YANG MENERJANG DALAM HIDUP MU

 *TUHAN YESUS AKAN MEREDAHKAN BADAI YANG MENERJANG DALAM HIDUP MU* _*"dibuat-Nyalah badai itu diam, sehingga gelombang-gelombangnya tenang."  Mazmur 107:29*_ Terjangan badai seringkali menimbulkan ketakutan dan kepanikan semua orang karena tak seorang pun tahu kapan badai itu datang melanda.  Oleh karena itu penting sekali untuk kita punya sikap waspada dan berjaga-jaga, supaya kita memiliki kesiapan menghadapinya. _Dalam perjalanan hidup kita mengiring Kristus pun acapkali kita harus menghadapi  'badai'.  Tak perlu kita takut dan kuatir, sebab ada Tuhan yang selalu beserta kita dan penyertaan-Nya sungguh sempurna.  Milikilah respons hati yang benar ketika badai itu datang, sebab Tuhan bisa memakai  'badai'  sebagai salah satu cara untuk mendewasakan iman kita.  Jika badai itu datang jangan lari menjauh, tapi milikilah keberanian untuk menghadapinya, seperti Daud yang tidak takut terhadap Goliat.  Selama kita tinggal dekat Tuhan, segala ...

PETUNJUK TUHAN

 *PETUNJUK TUHAN* *_Yesaya 48:17 “Akulah Tuhan, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh.”_* Dalam menjalani hidup ini kita sangat membutuhkan tuntunan dan petunjuk dari Tuhan. Pemazmur berkata, *_“Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang berdosa, dan tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang kesukaannya ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam.” (Mazmur 1:1-2)._*  Alkitab berisi tuntunan dan petunjuk dari Tuhan. Semakin kita mempelajari firman Tuhan dan merenungkannya siang dan malam semakin kita mengerti apa kehendak Tuhan, dan apa langkah-langkah yang harus kita tempuh sehingga perjalanan hidup kita selalu beruntung dan akan memberi faedah. Tuhan memberikan contoh kehidupan empat binatang kecil, *_“Ada empat binatang yang terkecil di bumi, tetapi yang sangat cekatan: semut, bangsa yang tidak kuat, tetapi ya...

SAAT MANNA BERHENTI

 *SAAT MANNA BERHENTI* Bacaan: YOSUA 5:1-12 Lalu manna berhenti turun pada hari itu ketika mereka makan hasil bumi dari negeri itu.Tidak ada lagi manna bagi orang Israel.Pada tahun itu mereka makan hasil bumi Kanaan. (Yosua 5:12) Berapakah jumlah orang Israel ketika mereka meninggalkan perbudakan Mesir? Kitab Keluaran mencatat jumlahnya sekitar 600 ribu laki-laki dewasa. Itu belum termasuk anak-anak, remaja, dan perempuan, serta banyak orang dari berbagai bangsa yang menggabungkan diri dengan mereka (Kel 12:37-38). Para ahli memperkirakan totalnya ialah sekitar 2 atau 2, 5 juta orang. Pertanyaannya, bagaimana cara mencukupi kebutuhan orang sebanyak itu dalam pengembaraan selama 40 tahun di padang gurun? Jawabnya ialah mukjizat. Allah menyediakan mereka manna. Roti dari surga, roti malaikat (Kel 16; Mzm 78:25). Bentuknya tipis seperti sisik, halus seperti embun beku, berwarna putih seperti biji ketumbar, rasanya seperti rasa kue madu. Dapat diolah dengan cara dimasak atau dibakar. K...

CARA TUHAN MENOLONG DI LUAR PEMIKIRAN KITA

 *CARA TUHAN MENOLONG DI LUAR PEMIKIRAN KITA* _*"Ketika Ia mendatangkan kelaparan ke atas negeri itu, dan menghancurkan seluruh persediaan makanan, diutus-Nyalah seorang mendahului mereka: Yusuf, yang dijual menjadi budak."  Mazmur 105:16-17*_ Saat sedang dihadapkan dengan permasalahan yang berat, seringkali dalam doa-doa kita, kita memaksa Tuhan untuk segera menolong kita dan berharap cara Tuhan menolong itu sesuai dengan cara kita, jalan Tuhan dalam menolong itu seperti jalan kita.  Dalam firman-Nya Tuhan sudah menegaskan bahwa  "...rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN. Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."  (Yesaya 55:8-9).  Karena itu milikilah iman dan penyerahan diri penuh kepada Tuhan, tak perlu kita mereka-reka jalan menurut pemikiran akal kita. _Ketika bangsa Israel dilanda kelaparan yang dahsyat, Tuhan menyelamatkan u...

ROH KITA HARUS SEMAKIN KUAT

 *ROH KITA HARUS SEMAKIN KUAT* *_"Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh."_* Mazmur 51:12_ Di akhir zaman ini kehidupan orang percaya harus memiliki roh yang semakin hari semakin kuat. Roh yang kuat inilah yang dapat mengendalikan keinginan jiwa dan tubuh. Sering terjadi kita ingin berbuat benar tetapi tubuh kita selalu ingin berbuat jahat. Antara roh dan tubuh selalu bertentangan. Seperti tertulis,  _"...jika aku menghendaki berbuat apa yang baik, yang jahat itu ada padaku. Sebab di dalam batinku aku suka akan hukum Allah, tetapi di dalam anggota-anggota tubuhku aku melihat hukum lain yang berjuang melawan hukum akal budiku dan menjadikan aku menjadi tawanan hukum dosa yang ada di dalam anggota-anggota tubuhku." (Roma 7:21-23)._ Sebelum kita melakukan yang benar, yang jahat sudah kita kerjakan. Sungguh, keinginan tubuh itu tidak pernah sejalan dengan keinginan roh. Kita tahu bahwa orang yang hidup dalam daging tidak mungk...

HIKMAH DARI PENDERITAAN

 *HIKMAH DARI PENDERITAAN* *_Roma  5 : 3  "Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan"_* Seorang anak muda Kristen meminta seorang Kristen lain yang lebih dewasa secara rohani untuk mendoakannya agar menjadi lebih sabar. Maka orang itu pun berlutut dan berdoa, _"Tuhan, kirimkanlah kesengsaraan kepada anak muda ini di pagi hari; kirimkanlah kesengsaraan kepadanya di sore hari; kirimkanlah...."_ Sampai di situ anak muda tadi segera memotong, "Tidak, tidak, saya tidak meminta Anda untuk mendoakan saya agar diberi kesengsaraan. Saya minta didoakan agar saya diberi kesabaran." "Ah," orang Kristen yang bijak itu menanggapinya, "justru melalui kesengsaraanlah kita belajar bersabar." Kata-katanya itu menggemakan pesan Rasul Paulus dalam  *_Roma 5:3, "kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan."_* Menurut seorang ahli tafsir Alkitab, kata yang diterjemahkan menjadi kesab...

MENGIKUT KRISTUS: Berproses Seumur Hidup

 *MENGIKUT KRISTUS: Berproses Seumur Hidup* _*"Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus."  Filipi 1:6*_ Menjadi seorang pengikut Kristus itu lebih dari sekedar tampak rajin menghadiri ibadah di hari Minggu atau aktif terlibat dalam pelayanan, tetapi mengikut Kristus berarti kita mau berproses seumur hidup kita untuk menjadi serupa dengan Kristus.  Seorang yang baru percaya kepada Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat diibaratkan seperti bayi rohani.  Alkitab menyatakan:  "Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,"  (1 Petrus 2:2).  Seperti bayi yang terkadang mengalami jatuh bangun saat belajar berjalan, dalam kehidupan rohani pun terkadang kita harus mengalami jatuh bangun, melewati proses demi proses untuk bertumbuh, tapi kita tidak boleh menyerah begitu saj...

PINTU

 *PINTU* *_Yohanes 10:9  ‘’Akulah pintu; siapa saja yang masuk melalui Aku, ia akan diselamatkan dan ia akan masuk dan keluar serta menemukan padang rumput’’_* Salah satu sebutan Yesus yang sangat menarik adalah *“pintu”*. Yesus sendiri yang membuat sebutan itu, seperti diuraikan bacaan hari ini.  Seperti pintu kandang bagi domba-domba, demikianlah Yesus menjadi sumber keselamatan dan kehidupan bagi umat-Nya. Perumpamaan yang sangat indah. Kita mengetahui bahwa domba-domba aman setelah mereka masuk kandang melalui pintu. Kita juga mengetahui, domba-domba bisa makan setelah mereka keluar kandang melalui pintu. Sebagai *“Pintu”*,  Yesus menjadi jalan masuk kita, domba-domba-Nya, menuju keselamatan. Melalui Dia kita aman. Melalui Dia pula, kita *“makan”* dan hidup. Akan tetapi, hal lain yang menarik adalah fakta bahwa banyak orang tertegun atau ragu tatkala berada di depan *“Pintu”* itu. Bukannya mencoba lewat untuk mengalami keselamatan dan kehidupan, mereka malah memp...

TUHAN BUKIT BATUKU

 *TUHAN BUKIT BATUKU* _*"gunung-gunung tinggi adalah bagi kambing-kambing hutan, bukit-bukit batu adalah tempat perlindungan bagi pelanduk."  Matius 104:18*_ Siapa yang dapat mengukur kasih Tuhan?  Tak seorang manusia pun yang mampu.  Kasih Tuhan itu sungguh tak terukur dan tak terduga dalamnya.  Tidak hanya kepada manusia Tuhan menunjukkan perhatian-Nya, tetapi hewan-hewan pun diperhatikan dan dipelihara, serta disediakan kebutuhannya.  Tuhan juga menaruh hikmat pada hewan-hewan untuk melindungi dirinya dari bahaya musuh yang mengancam. _Alkitab menyatakan:  "pelanduk, bangsa yang lemah, tetapi yang membuat rumahnya di bukit batu,"  (Amsal 30:26).  Pelanduk adalah jenis hewan menyusui yang berukuran kecil.  Masih tergolong keluarga rusa, tetapi ukuran tubuhnya kecil, kira-kira seukuran kelinci.  Tak bisa dibayangkan jika hewan kecil ini berkeliaran bebas di hutan belantara, ia akan mudah menjadi santapan hewan lain yang lebih besar...

MELAYANI TUHAN: Harus rela berkorban

 *MELAYANI TUHAN: Harus rela berkorban* _*"Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran."  2 Timotius 4:2*_ Ciri utama pelayanan adalah siap untuk berkorban dalam segala hal. Biasanya kita hanya mau melayani saat keadaan sedang baik baik saja atau normal.Dikatakan dalam Roma 12:1  Tuhan mengatakan persembahkanlah tubuhmu sebagai persembahan yang hudup ,yang kudus,yang berkenang kepada Allah,itu adalah ibadahmu yang sejati. Sebenarnya pengorbananmu itulah yang sangat diperhitungkan oleh Tuhan.  Jadi kita dapat dikatakan siap untuk melayani Tuhan jika kita mau berkorban bagi Tuhan, apa pun keadaannya  (di segala situasi).  Karena itu belajarlah setia melayani Tuhan, baik atau tidak baik keadaannya, krisis atau diberkati, suka atau duka..  Apa pun yang telah kita korbankan bagi Tuhan tidak pernah sia-sia, pasti diperhitungkan-Nya. _Dalam melaya...

MENJADI SABAR

 *MENJADI SABAR* *_Yakobus 1:19  “Hai suadara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini; setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata dan juga lambat untuk marah; sebab amarah manusia tidak mengerjakan keselamatan di hadapan Allah”_* Kesabaran adalah tahan menanggung perlakuan buruk dari orang lain tanpa menjadi marah dan berusaha melakukan pembalasan.  Orang lain mungkin akan berusaha membuat kita marah. Tetapi buah Roh ini menolong kita untuk tetap bergembira dan mengampuni bahkan di bawah keadaan yang paling sulit sekalipun. Ketika kita memperhatikan, buah Roh selalu bekerja bersama-sama. Kasih memungkinkan kita untuk penuh sukacita dan bersikap sabar terhadap orang-orang ketika dunia mengatakan bahwa orang-orang tersebut patut dihukum. Kesabaran menolong kita untuk tetap kuat dalam situasi yang bagaimana pun, menjengkelkan sekalipun perilaku orang terhadap kita. Dalam hal ini relasi dan komunikasi yg baik dan benar diperlukan.  Itu...

BERSERAH KUNCI SUKACITA

 *BERSERAH KUNCI SUKACITA* *_Filipi 4:8  “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”_*  Banyak orang Kristen tak bisa lagi bersukacita, ketika sedang terhimpit beban atau masalah yang berat, mereka dikalahkan oleh keadaan atau situasi. Sebagai orang percaya seharusnya ini tak boleh terjadi. Bahkan Mahatma Ghandi berkata tak ada yang menguras tubuh seperti kekuatiran, orang yang memiliki iman pada Tuhan harus malu untuk kuatir tentang apapun. Seburuk apapun keadaan, asal kita memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan kita akan mampu tetap bersukacita karena ketika kita memiliki penyerahan diri penuh kepada Tuhan, kita berpotensi memperoleh kekuatan adikodrati sehingga dapat berkata seperti apa yang Paulus katakan. *_“Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.” (F...

ORA ET LABORA

 *ORA ET LABORA* _*Kita tahu sekarang bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah*_ *Roma 8:28* Ada banyak tantangan dan pergumulan hidup yang seringkali memaksa kita untuk menyerah, berputus asa, namun iman kita kepada Kristus adalah iman yang berserah kepada Tuhan, bukan menyerah. Tuhan memang tidak pernah menjanjikan langit selalu biru, tidak pernah menjanjikan semua hal baik terjadi sepanjang hidup kita, adakalanya langit menjadi gelap, kita diijinkan melewati lembah kekelaman, namun kita tidak boleh menyerah, namun bukan berarti kita mengandalkan kekuatan kita sendiri, melainkan kita mengandalkan Tuhan dalam segala perkara yang kita hadapi. Di sisi lain, berserah bukan berarti pasrah, tidak berbuat apa-apa, hanya menanti, justru kita harus berbuat sesuatu dan meminta Tuhan menolong kita. Firman Tuhan dalam kitab Amsal berkata: *_”Serahkanlah perbuatanmu ...

BERHARAP HANYA KEPADA TUHAN

  *BERHARAP HANYA KEPADA TUHAN* _*"Tetapi hal-hal inilah yang kuperhatikan, oleh sebab itu aku akan berharap:"  Ratapan 3:21*_ Keterbatasan adalah milik manusia,  "...sebab ia tidak lebih dari pada embusan nafas, dan sebagai apakah ia dapat dianggap?"  (Yesaya 2:22), sedangkan ketidakterbatasan adalah milik Tuhan,  "Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu."  (Yesaya 55:9).  Manusia tidak tahu apa yang akan terjadi di depannya, berbeda dengan Tuhan yang Mahatahu, mengetahui apa yang bakal terjadi dalam hidup ini.  "Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita, tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita..."  (Ulangan 29:29). _Firman Tuhan mengajarkan kita untuk tidak berharap kepada manusia atau sesama, tetapi menaruh pengharapan sepenuhnya hanya kepada Tuhan sebab Dia adalah penguasa tunggal alam semesta ini dan semua perkara berada dalam kendali tangan-Nya ...

MAKSUD TUHAN DI BALIK PENDERITAAN

 *MAKSUD TUHAN DI BALIK PENDERITAAN* *_"Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung."_* 1 Petrus 2:19_ Ada penderitaan karena kesalahan atau dosa, ada penderitaan karena serangan Iblis, dan ada pula penderitaan yang dialami justru karena hidup dalam kebenaran. Alkitab menyatakan jika kita berbuat baik dan karena itu kita harus menderita, maka itu adalah kasih karunia (ayat nas), juga tertulis _"Karena untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya." (1 Petrus 2:21)._ Tidak selamanya kebenaran mendatangkan berkat. Terkadang kita sudah hidup dalam kebenaran, namun yang kita alami justru adalah tekanan dan penderitaan seperti yang dirasakan pemazmur: _"Sia-sia sama sekali aku mempertahankan hati yang bersih, dan membasuhnya, tanda tak bersalah. Namun sepanjang hari aku kena tulah, dan...

TEGAS PADA DIRI SENDIRI

 *TEGAS PADA DIRI SENDIRI* *_Yosua 23:6 “Kuatkanlah benar-benar hatimu dalam memelihara dan melakukan segala yang tertulis dalam kitab hukum Musa, supaya kamu jangan menyimpang ke kanan atau ke kiri.”_* Kadang kala, kita berbuat salah karena tidak tahu mana yang benar. Itu fakta. Tetapi, ada fakta lain. Kita mengerti mana yang harus dan apa yang jangan, kita tahu sikap mana yang benar dan tindakan mana yang salah, tetapi belum tentu kita memilih yang benar. Ternyata, pengenalan kita pada yang benar tidak memastikan bahwa kita melakukan yang benar. Apa masalahnya? Satu di antaranya: kita tidak tegas kepada diri sendiri, kita mudah membenarkan diri untuk menawar kebenaran sampai titik terendah, dan akhirnya berkompromi dengan hal-hal yang berseberangan dengan kebenaran. Itulah yang terjadi pada bangsa Israel. Mereka begitu mudah memilih jalan yang menyimpang, dan dengan enteng meninggalkan Tuhan. Bukan karena tak mengenal kehendak Tuhan, bukan karena tak mengerti mana yang benar, mel...

BERJALAN DALAM IMAN

 *BERJALAN DALAM IMAN* *_Filipi 4:13 ‘’Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia, yang memberi kekuatan kepadaku’’_* Setiap murid yang berjalan di dalam iman dengan keteguhan hati, kadar imannya akan diuji. Cepat atau lambat, seorang murid akan di bawa pada batas akhir kekuatannya. Ia akan diuji apakah ia benar-benar percaya kepada Tuhan, memandang Tuhan dan berjalan menurut kehendak-Nya. Sebab seorang murid yang beriman akan melangkah dalam ketaatan kepada firman Tuhan, tetap teguh di dalam segala keadaan dan percaya bahwa Tuhan akan mencukupi segala kebutuhannya. Karena itu seorang murid tidak boleh berjalan dengan berpatokan pada apa yang kelihatan melainkan dengan rasa percayanya kepada Tuhan.  Itulah sebabnya Paulus mengingatkan untuk berjalan dengan iman bukan dengan apa yang kelihatan, sebab apa yang kelihatan sering kali mengecewakan dan membuatnya berpaling dari Tuhan. Karena itu sebagai seorang murid hendaknya kita semakin dekat dengan Tuhan, sehingga pada saat A...

CARA TUHAN BEKERJA

 *CARA TUHAN BEKERJA* *Yesaya 55:8 "Sebab rancangan-Ku bukanlah rancanganmu, dan jalanmu bukanlah jalan-Ku, demikianlah firman TUHAN."* Situasi dan kondisi sekitar kita seringkali membentuk sikap hati dan pikiran kita, bahkan turut menentukan besar kecilnya iman kita kepada Tuhan.   Mengapa? Karena dengan melihat, ukuran yang kita pakai adalah sudut pandang manusia, sehingga pancaindera kita yang berbicara: ia mengendalikan sukacita kita, mengendalikan ketenangan kita, mengendalikan damai sejahtera kita, mengendalikan semangat dan motivasi kita. Akhirnya banyak orang Kristen menjalani hidupnya dengan letih lesu, keluh-kesah, persungutan, muram dan penuh omelan. Selama fokus kita kepada apa yang terlihat oleh mata, maka kita akan menjalani hari-hari dengan penuh ketakutan, kekuatiran dan kecemasan.   Ayub berkata, *_"...yang kutakutkan, itulah yang menimpa aku, dan yang kucemaskan, itulah yang mendatangi aku. Aku tidak mendapat ketenangan dan ketenteraman; aku...

PERCAYAKAH BAHWA TUHAN DAPAT MELAKUKAN?

 _*PERCAYAKAH BAHWA TUHAN DAPAT MELAKUKAN?*_ _*"'Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?' Mereka menjawab: 'Ya Tuhan, kami percaya.'" Matius 9:28*_ Kisah tentang Tuhan Yesus menyembuhkan mata dua orang buta ini adalah kisah yang hanya ditulis di Injil Matius. Ketika bertemu dengan dua orang buta ada sebuah pertanyaan yang tak biasa Tuhan sampaikan. Tuhan Yesus terlebih dahulu bertanya kepada kedua orang buta itu, "Percayakah kamu, bahwa Aku dapat melakukannya?" (ayat nas). Dan kedua orang buta itu pun dengan penuh keyakinan menjawab, "Ya Tuhan, kami percaya." (ayat nas). Meskipun kedua orang itu tidak dapat melihat secara mata jasmaniah, tapi mata rohani mereka dapat melihat Tuhan dengan kebesaran kuasa-Nya, sehingga mereka percaya bahwa Dia pasti sanggup melakukan mujizat kesembuhan. Karena memiliki respons hati yang benar Tuhan Yesus pun bertindak untuk menjamah mereka, "Jadilah kepadamu menurut imanmu... Maka mele...

IBADAH YANG SEJATI

 *IBADAH YANG SEJATI* *_Roma 12:1 “Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah; itu adalah ibadahmu yang sejati”_* Hidup bermakna adalah hidup yang digerakkan oleh kerinduan hati untuk mengenal tujuan Allah menciptakan kita dan menggenapkannya seumur hidup kita. Bila kita sudah mengalami kasih Bapa, hidup kita akan dipenuhi oleh sukacita yang disebabkan rasa syukur yang berlimpah; sebab kita telah menerima anugerah penebusan dosa yang menjadikan kita anak-anak Allah.  Sukacita dan kasih yang dicurahkan Allah dalam hati kita telah menggerakkan hati kita untuk menyerahkan hidup kepada Allah sebagai persembahan hidup yang kudus dan yang berkenan kepada Allah, dan rasul Paulus menjelaskan bahwa itu adalah ibadah yang sejati. Prinsip hidup bermakna pertama adalah menyerahkan seluruh hidup kepada Allah sebagai ibadah yang sejati. Jadi jika kita...

TIDAK PERNAH DITINGGALKAN

 *TIDAK PERNAH DITINGGALKAN* *Mazmur 37:25-26 - - Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti; tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.* Hidup benar dan kudus sesuai firman Tuhan adalah kunci untuk mengalami hidup yang diberkati. Orang yang hidup benar dan kudus di hadapan TUHAN pasti memiliki hubungan yang karib dengan TUHAN. Orang benar dan kudus adalah orang yang takut akan TUHAN. Itu diwujudkan melalui ketaatan melakukan firman Tuhan dan menjauhi segala bentuk kejahatan.  *Lukas 1:75 - - dalam kekudusan dan kebenaran di hadapan-Nya seumur hidup kita.* Orang benar dan kudus bukan hanya menerima dan mengalami kebaikan dan kemurahan TUHAN bagi dirinya sendiri, tapi rahmat TUHAN yang besar itu juga akan dialami oleh anak-cucunya. Setiap orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dan hidup menurut ketetapan-ketetapan TUHA...

SEMAKIN DIHITUNG SEMAKIN KUATIR

 *SEMAKIN DIHITUNG SEMAKIN KUATIR* _*"Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja." Yohanes 6:7*_ Masalah pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari seringkali menjadi faktor penyebab banyak orang mengalami kekuatiran. Mereka berkata, "Uang segini mana cukup untuk makan sebulan? Bagaimana bisa membayar uang sekolah anak dan kontrakan jika penghasilan tetap pas-pasan?" _Dalam kesesakan yang kita hadapi ini sesungguhnya Tuhan Yesus tidak pernah menutup mata, Ia tahu apa yang dibutuhkan dalam hidup ini. Ia tahu apa yang harus diperbuat-Nya untuk menolong kita. Adakalanya kita dibiarkan dalam keadaan terdesak karena Tuhan ingin tahu reaksi kita, seperti pertanyaan yang Ia ajukan kepada Filipus: "Di manakah kita akan membeli roti, supaya mereka ini dapat makan? Hal itu dikatakan-Nya untuk mencobai dia, sebab Ia sendiri tahu, apa yang hendak dilakukan-Nya." (ayat 5-6). Filipus adalah mu...

TAK PERLU TAKUT: Tuhan di Pihak Kita

 *TAK PERLU TAKUT: Tuhan di Pihak Kita* _*"TUHAN di pihakku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?" Mazmur 118:6*_ Banyak orang saat ini dilanda ketakutan luar biasa: takut karena adanya ramalan Perang dunia ke 3 bisa saja terjadi, takut karena ekonomi tak menentu, takut tak bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari, takut kena PHK. Ketakutan benar-benar menjadi senjata ampuh yang dipakai Iblis untuk melemahkan dan menghancurkan hidup manusia. Ketakutan menjadi celah terbuka yang dimanfaatkan oleh Iblis, sebab Iblis mengerti benar bila seseorang dilanda ketakutan yang luar biasa semakin kecillah kekuatannya, semakin tak bisa berpikir jernih. _Suatu ketika Yosafat mendapat kabar: "'Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar,' yakni En-Gedi." (2 Tawarikh 20:2); bani Moab dan bani Amon berperang melawan Yehuda, bersama-sama dengan sepasukan orang Meunim...

TERTINDAS

 *TERTINDAS* *_Mazmur 119:67 "Sebelum aku tertindas, aku menyimpang, tetapi sekarang aku berpegang pada janji-Mu."_*   Masalah, kesesakan atau penindasan seringkali menjadi cara yang paling ampuh untuk membawa seseorang mendekat kepada Tuhan dan mencari Dia dengan sungguh-sungguh. Namun terkadang pula seseorang malah semakin menjauh dan lari meninggalkan Tuhan. Semua itu tergantung pada sikap dan respons kita terhadap masalah itu. *_"...aku tertindas itu baik bagiku, supaya aku belajar ketetapan-ketetapan-mu." (ayat 71)._*   Daud sadar bahwa masalah adakalanya terjadi sebagai akibat dari kesalahan kita sendiri. Jika kita peka, ini adalah kesempatan bagi kita untuk mengoreksi diri, *_"...apakah jalanku serong, dan tuntunlah aku di jalan yang kekal!" (Mazmur 139:24)._*   Namun tidak semua orang bisa memandang setiap permasalahan dengan cara pandang yang positif. Seharusnya kita bersyukur jika Tuhan menegur kita melalui masalah, *_"karena Tuhan me...

MEMBERI YANG BERKENAN DI HADAPAN TUHAN

 *MEMBERI YANG BERKENAN DI HADAPAN TUHAN* *_“Sebagai persembahan dibawa mereka ke hadapan TUHAN: enam kereta beratap dengan dua belas ekor lembu; satu kereta untuk dua orang pemimpin dan satu ekor lembu untuk satu orang pemimpin, lalu mereka membawa semuanya itu ke depan Kemah Suci.”_* Bilangan 7:3  Dalam kehidupan modern, memberi sering kali diukur dari jumlah. Siapa yang memberi paling besar, dianggap paling berkurban. Namun Bilangan 7 justru menunjukkan perspektif yang berbeda. Pasal ini menceritakan para pemimpin Israel yang membawakan persembahan bagi Tuhan—bukan secara serentak, tetapi satu per satu, dengan isi yang tampaknya sama. Menariknya, Tuhan mencatat setiap persembahan itu secara detail, bahkan terlihat seperti berulang. Secara manusia, mungkin terasa membosankan. Tetapi secara rohani, ini menunjukkan bahwa setiap pemberian memiliki nilai di mata Tuhan. Bukan karena jumlahnya berbeda, tetapi karena hati di baliknya. Secara teologis, ini menegaskan bahwa Tuhan mel...

BADAI SEBESAR APA PUN... TUHAN SANGGUP REDAKAN

 *BADAI SEBESAR APA PUN... TUHAN SANGGUP REDAKAN* _*"Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang." Markus 4:35*_ Murid-murid Tuhan membayangkan bahwa perjalanan mereka ke seberang danau bersama Dia adalah perjalanan yang sangat menyenangkan, nyaman dan aman. Tentu tidak terbersit sedikit pun bahwa perjalanan ini akan sulit karena Tuhan ada bersama mereka. Namun apa yang terjadi? "...mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air." (Markus 4:37). Kisah ini mirip perjalanan hidup orang percaya yang tak secara otomatis mulus tanpa rintangan. _Hidup di dunia ini tak luput dari ombak, taufan dan gelombang yang ganas. Semua bisa terjadi, datang kapan saja tanpa bisa diprediksi! Namun percayalah bahwa kasih Tuhan tidak pernah berubah. Murid-murid tak menyangka perahu mereka diterjang taufan, angin topan dan ombak besar, tap...

PENTINGKAN FIRMAN TUHAN

 *PENTINGKAN FIRMAN TUHAN* *_"Ingatlah juga bahwa dari kecil Anda sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepada Anda dan membimbing Anda hingga keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus."_*  _2 Timotius 3:15_ Apakah Saudara membaca Alkitab setiap hari? Mungkin ada yang berkata tidak sempat. Kita seringkali sulit menyediakan waktu membaca Alkitab dan berdoa. Tetapi untuk hal-hal lain, bagaimana? Masih banyak orang Kristen yang walaupun sudah mengikut Tuhan selama bertahun-tahun bahkan sejak lahir sudah Kristen belum juga membaca Alkitab secara keseluruhan mulai dari kitab Kejadian sampai Wahyu. Memang kita akui tidak mudah mendisiplinkan diri membaca Alkitab secara rutin. Bahkan tidak sedikit orang Kristen yang hanya membuka Alkitabnya saat ibadah di gereja, padahl _"... Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya...Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman," (Roma 1:16-17)._ ...

TUHAN BERTINDAK PADA WAKTU YANG TEPAT

 *TUHAN BERTINDAK PADA WAKTU YANG TEPAT* _*"Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia, terhadap orang yang tidak bercela Engkau berlaku tidak bercela," Mazmur 18:26*_ Pemazmur menyatakan, "Kemalangan orang benar banyak, tetapi TUHAN melepaskan dia dari semuanya itu;" (Mazmur 34:20). Masalah, penderitaan, tantangan dan pencobaan bisa datang sewaktu-waktu dan dapat menimpa semua orang: orang fasik maupun orang benar. Perbedaannya: orang benar dalam kemalangan tidak ditinggalkan Tuhan. _Ketika pencobaan terasa berat terkadang kita merasa tidak sanggup lagi menanggungnya dan ingin menyerah saja. "Pertarungan adalah milik orang-orang yang gigih, karena itu jangan biarkan keadaan mengalahkanmu." Sebagai orang percaya tidak seharusnya kita menyerah dan putus asa, berpeganglah pada janji Tuhan bahwa dalam segala keadaan, asal kita hidup berkenan kepaada-Nya, pasti ada pembelaan dan penyertaan dari Tuhan. Sadrakh, Mesakh, dan Abednego adalah contohnya...

BAGI YANG MENDENGARKAN YESUS

 *BAGI YANG MENDENGARKAN YESUS* Bacaan: LUKAS 6:27-36 *_"Berkatilah mereka yang mengutuk kamu, berdoalah bagi mereka yang berbuat jahat terhadap kamu."_* (Lukas 6:28) Semakin lama mengikut Kristus, saya semakin menyadari bahwa pengajaran Sang Guru Agung itu memang berbeda. Pengajaran yang rasanya takkan pernah dunia ini berikan karena dunia ini berjalan dalam cara yang bertentangan dengan kebenaran yang berasal dari surga. Namun, kita juga perlu menyadari bahwa melakukan ajaran Yesus tidaklah semudah yang dibayangkan, karena dalam banyak perkara, ajaran Yesus memerlukan ketaatan sekalipun hal itu sukar dijalani. Dalam rangkaian pengajaran di bukit, Yesus mengawali pengajaran-Nya dengan berkata, "Tetapi, kepada kamu yang mendengarkan Aku, Aku berkata ..." (ay. 27). Selanjutnya, ada semacam perintah bertingkat yang dimulai dari perintah untuk berbuat baik kepada para pembenci, yang disusul dua perintah yang lain: memberkati mereka yang mengutuk dan mendoakan mereka ya...

AKHIRI DENGAN BAIK

 *AKHIRI DENGAN BAIK* *_Dalam segala sesuatu telah KUBERIKAN CONTOH kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah LEBIH BERBAHAGIA MEMBERI DARI PADA MENERIMA."_* _ Kisah Para Rasul 20:35_ Hidup manusia merupakan bagian dari rahasia Tuhan, karena itu kita pernah mendengar kalimat; _KEHIDUPAN INI MASIH MISTERI._ Kita tak tahu pasti berapa lama kita akan berada di suatu tempat, baik di tempat bekerja ataupun melayani.  Kita tidak tahu berapa lama bisa berkumpul dengan orang-orang terkasih. Tidak seorang pun yang tahu persis batas waktunya. Maka dari itu perhatikan apa yang kita kerjakan. Kita tahu bahwa Rasul Paulus pun sangat menghargai hidup. Baginya _HIDUP BERARTI BERBUAH._ Karena itu dalam setiap pelayanan dan di manapun berada, Rasul Paulus selalu melakukan dan memberikan yang terbaik. Ia memberitakan Injil, membantu rekan-rekan sepelayanan, menolong ...