MENJAGA HATI DI DUNIA YANG PENUH GANGGUAN
*MENJAGA HATI DI DUNIA YANG PENUH GANGGUAN*
*Amsal 4:23*
_*“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”*_
Kita hidup di era gangguan tanpa henti. Notifikasi ponsel, media sosial, tekanan akademik, tuntutan karir, dan ekspektasi sosial terus membanjiri pikiran dan perasaan kita. Data dari _Harvard Business Review_ menunjukkan bahwa rata-rata orang memeriksa ponselnya lebih dari 90 kali sehari. Akibatnya, banyak orang yang kelelahan secara mental, kehilangan fokus, bahkan mengalami kekosongan batin. Di dunia yang tengah sibuk mengatur penampilan luar, Alkitab justru mengarahkan perhatian kita ke pusat kehidupan yaitu hati.
Amsal 4:23 adalah inti dari seluruh perikop Amsal 4:20–27. Kata *“jagalah”* dalam bahasa Ibrani (*natsar*) berarti menjaga dengan kesadaran penuh, seperti seorang penjaga yang tidak boleh lengah. Ini bukan tindakan sesekali, melainkan komitmen yang terus-menerus. Hati dalam pemahaman bahasa Ibrani bukan hanya soal perasaan, tetapi pusat kehendak, pikiran, dan keputusan moral manusia.
_Ayat ini menegaskan bahwa hati adalah sumber kehidupan._ *Artinya,* _arah hidup seseorang—perkataan, tindakan, pilihan, dan masa depannya—mengalir dari kondisi hati._
*Oleh karena itu, Salomo melanjutkan nasihat praktis yaitu*
_menjaga mulut (ay.24),_
_mengarahkan mata (ay.25)_,
_dan menapaki jalan yang lurus (ay.26–27)._ *Semua tindakan lahiriah ini bertumpu pada satu hal yaitu hati yang terjaga.*
🫵🏼Di zaman sekarang, menjaga hati berarti memantulkan apa yang kita izinkan masuk ke dalam pikiran dan jiwa—konten yang kita konsumsi, suara yang kita dengar, dan nilai yang kita hidupi. Banyak orang gagal bukan karena kurangnya kemampuan, tetapi karena membiarkan hatinya terpenuhi iri hati, kepahitan, atau keinginan yang salah arah. Tuhan memanggil kita untuk hidup dengan kesadaran rohani, bukan hidup reaktif terhadap arus dunia.
*Menjaga hati bukanlah tugas yang mudah, tetapi itulah panggilan orang percaya. Ketika hati dijaga oleh firman Tuhan, hidup akan mengalir ke arah yang benar. Dunia bisa berubah dengan cepat, namun hati yang berlabuh pada Tuhan akan tetap teguh dan menghasilkan kehidupan yang bermakna*.🙏🙏
*"Tuhan Yesus memberkati*"
Penginjil KURniAWAN SE MBA PDFIC
Comments
Post a Comment