JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG TUHAN BERIKAN

 *JANGAN SIA-SIAKAN KESEMPATAN YANG TUHAN BERIKAN*



*_"Maka berlarilah ia mendahului banyak orang, lalu memukul pohon ara untuk melihat Yesus, yang akan lewat di situ."_*

*"Lukas 19:4*"


Ada kalimat bijak yang mengatakan bahwa kesempatan itu tidak datang untuk kedua kalinya, karena itu jangan pernah disia-siakan. Seorang atlet yang setiap harinya berlatih keras dan tidak mengenal lelah, ketika akhirnya dikirim untuk mengikuti sebuah kejuaraan pasti tidak akan menyia-nyiakannya, dia akan menggunakan kesempatan itu sebaik mungkin untuk mengukur kemampuan dan kekuatannya. Begitu juga kita; jika kita mempunyai kesempatan untuk melayani Tuhan, ambillah kesempatan itu sebaik mungkin. Banyak orang yang menyesal ketika kesempatan yang diberikan itu tidak digunakan dan malah disia-siakan. Berikutnya yang ada adalah penyesalan.


Dalam Lukas 19:1-10, mengisahkan tentang satu orang yang tidak menyia-nyiakan kesempatan dalam hidupnya adalah Zakheus. Ia mendengar bahwa _"Yesus masuk ke kota Yerikho dan berjalan terus melintasi kota itu. Ia berusaha untuk melihat orang apakah Yesus itu, tetapi ia tidak berhasil karena banyak orang, karena badannya pendek." (Lukas 19:1, 3)._ Tetapi Zakheus tidak menyerah begitu saja. Pikirnya: ini adalah kesempatan emas untuk bertemu dengan Yesus; kapan lagi? Ayat nas menunjukkan betapa ia berusaha sekuat tenaga agar bisa melihat Yesus. Meski memiliki keterbatasan dalam hal fisik (bertubuh pendek), Zakheus tidak putus asa. Ia tidak kehilangan akal, segera berlari dan menumbuhkan pohon ara. Ia tidak terlalu gengsi, tidak peduli dengan reaksi orang lain. Padahal Zakheus adalah seorang yang kaya dan berprofesi sebagai pemungut cukai. Kita tahu bahwa pekerjaan sebagai pemungut cukai adalah pekerjaan yang dibenci dan dicibir oleh banyak orang. Namun Tuhan Yesus merasakan ada hati yang merindukannya. Segeralah Tuhan Yesus memerintahkan Zakheus untuk turun dari pohon ara itu.


Pertemuan dengan Tuhan Yesus menjadi babak baru bagi kehidupan Zakheus. Hidupnya diubahkan secara total dan diselamatkan sehingga Zakheus berkata, _"Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dan seseorang akan kukembalikan empat kali lipat." (Lukas 19:8)._ Hari ini masih banyak orang yang meremehkan Tuhan Yesus, tetap mengeraskan hati dan tidak mau menerima Dia sebagai Tuhan dan Juruslamat. Pada saatnya, kesempatan itu akan lewat dan penyesalan akhirnya tiada guna! Penyesalan tidak pernah datang di depan tetapi muncul di belakang atau di kemudian hari. Maka alangkah bijaknya bila tidak menyia-nyiakan kesempatan yang Tuhan berikan.


*Tuhan Yesus memberkati*



Ev. KURniAWAN.



Comments

Popular posts from this blog

Yuk gabung PD Lansia FUNtastic

Jadwal kegiatan rutin PDFIC

Kegiatan PDFIC