BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN
*"BERBAHAGIALAH ORANG YANG MENANTI-NANTIKAN TUHAN".*
Bacaan (Yes 30: 18),
_*"Sebab itu TUHAN menanti-nantikan saatnya hendak menunjukkan kasih-Nya kepada kamu; sebab itu Ia bangkit hendak menyayangi kamu. Sebab TUHAN adalah Allah yang adil; berbahagialah semua orang yang menanti-nantikan Dia!".*_
Semuanya telah teruji dan terbukti, bahwa TUHAN itu begitu sayang kepada kita umat gembalaan-Nya. Tetapi memang kadang-kadang kita harus bersabar didalam menantikan Dia. Sebab waktu kita, belum tentu waktunya TUHAN. Sebagai manusia seringkali kita itu maunya cepat, seketika. Segala sesuatu agar segera terjadi dengan yg kita harapkan. Ya, memang tidak salah.
Namun TUHAN itu sebagai Allah yg berdaulat, tidak pernah salah dan tidak pernah terlambat didalam bertindak untuk mengulurkan tangan-Nya dan menjawab doa-doa kita. Terkadang IA menunggu waktu yg tepat untuk bangkit menghampiri kita. TUHAN juga mengijinkan dan memakai setiap proses untuk membentuk karakter, iman dan kesabaran kita.
Kita juga diajak untuk belajar bersabar, berserah dan mempercayai _"kairos",_ atau waktunya TUHAN. Bukan waktunya kita, maunya kita, apalagi mau memaksakan kehendak kita. Ingat, "Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota" (Ams 16:32).
Abraham adalah salah satu yg dicatat sebagai orang yg sabar didalam menantikan janji Allah. Meskipun secara fisik dan logika manusia tidak memungkinkan ia bisa mendapatkan keturunan. Tetapi terhadap janji Allah imannya, kepercayaannya, tidak membuatnya bergeming sedikitpun juga. Ia percaya bahwa dalam penantiannya itu TUHAN pasti akan menepati semua janji-Nya.
Oleh sebab itu, berbahagialah bagi kita yg selalu ada dalam penguasaan diri. Serta bersabar didalam segala hal dan didalam menantikan waktunya TUHAN. Karena pada waktunya IA pasti bangkit untuk menghampiri kita, untuk menepati semua yg dijanjikan bagi kita yg percaya kepada-Nya.
*"Tuhan Yesus memberkati*"
Ev.KURniAWAN
Comments
Post a Comment