KASIH SEBAGAI DASAR HIDUP
*KASIH SEBAGAI DASAR HIDUP*
*_1 Korintus 13:1. “Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.”_*
Terdapat dua ajaran Yesus Kristus yang bersifat luhur dan agung yakni mengasihi dan memuridkan (Amanat Agung). Kedua ajaran ini bersifat imperatif, yakni suatu perintah yang wajib dilakukan oleh semua orang percaya, tanpa terkecuali. Bukan bersifat alternatif, semaunya sendiri, atau pilihan yang didasarkan pada keingina masing-masing.
Melalui suratnya kepada jemaat di Korintus, Rasul Paulus menegaskan bahwa sangat penting bagi kita memiliki kasih.
Kasih yang seperti apa? Kasih yang dipraktekkan. Orang percaya dituntut untuk selalu hidup dalam hukum kasih.
Hukum kasih inilah yang menekankan pada motivasi. Segala sesuatu yang kita lakukan, entah itu dalam hal ibadah, pelayanan, pekerjaan, menolong sesama dan yang lainnya, bila dilakukan tanpa dasar kasih (motivasi yang benar), maka tak akan ada faedahnya di mata Tuhan Yesus.
Hal ini menujukkan bahwa kasih berperan penting dalam segala aspek hidup epngikut Kristus, bahkan Rasul Palus kembali menekankan bahwa dari semua yang besar dan utama adalah kasih.
Pada masa sekarang, tidak mudah menemukan orang yang memiliki kasih, sebab kasih seperti menjadi sesuatu yang langka dalam insan manusia.
Kebanyakan orang cenderung mementingkan diri sendiri, bersikap egois, dan apa yang dipikirkannya hanyalah dilakukan atas dasar untuk mewujudkan ambisi pribadi.
Tidak heran bila kasih kebanyakan orang akan menjadi luntur sehingga sekalipun seungguhnya mereka memiliki kemampuan untuk mengasihi, namun sedikit saja yang mau mewujudkannya dalam tindakan.
*SENANTIASALAH MENGASIHI SESAMA DAN TERUS TUMBUHKAN IMAN KITA AKAN KRISTUS DALAM SEGALA SITUASI DAN KONDISI DI KEHIDUPAN KITA.*
*"Tuhan Yesus memberkati*"
Ev.KURniAWAN
Comments
Post a Comment